PERINGATAN HARI BATIK TAHUN 2022 SD NEGERI 2 KERTOSARI
| Gotong-royong persiapan kegaitan hari batik |
| Gotong-royong persiapan kegaitan hari batik |
"Tanam pohon, tanam kebaikan"
| TUTORIAL VAS BUNGA DARI BOTOL DAN PLASTIK KRESEK BEKAS |
Salah satu upaya untuk mengurangi pencemaran lingkungan adalah dengan memanfaatkan kembali barang-barang bekas. Kita dapat memggunakan barang-barang bekas untuk membuat berbagai benda yang bermanfaat. barang-barang sederhana seperti kantong plastik dan botol plastik bekas pun dapat kita sulap menjadi barang baru yang tidak hanya bermanfaat, tapi juga cantik.
Siapa sangka, botol dan kantong plastik bekas dapat disulap menjadi vas bunga secantik ini. Selain dapat digunakan sebagai vas bunga, produk kriya anyam sederhana ini juga dapat digunakan sebagai tempat pensil yang cantik.
Simak cara membuat vas cantik dari botol dan kantong plastik bekas dalam video-video berikut:
![]() |
| Peringatan Hari Batik di SD Negeri 2 Kertosari |
Profil Sekolah
SD Negeri 2 Kertosari adalah sekolah di bawah yang beralamat di berada di bawah naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan beralamat di Jl. Muhammada Yuhri, kelurahan Kertosari, kecamatan Temanggung, Kabupaten Temanggung, Jawa tengah. Berikut adalah profil lengkap SD Negeri 2 Kertosari
| Profil SD Negeri 2 Kertosari |
Visi sekolah
Impian, cita-cita, nilai, masa depan dari yang ingi diwujudkan SD Negeri 2 Kertosari sebagai sebuah institusi pendidikan adalah:
“Terwujudnya pelajar yang berkarakter, berprestasi, dan berwawasan global”.
Misi Sekolah
Dalam rangka mewujudkan visi sekolah tersebut di atas, SD Negeri 2 Kertosari merumuskan beberapa misi sekolah. Misi SD Negeri 2 Kertosari adalah sebagai berikut:
Tujuan sekolah
Visi dan Misi sekolah menjadi acuan bagi komunitas SDN 2 Kertosari dalam merumuskan ttujuan sekolah. Adapun tujuan sekoalh SDN 2 Kertosari adalah:
Optimalisasi sarana dan prasarana sekolah untuk menunjang rancangan pembelajaran yang memotivasi keinginan untuk selalu belajar.
SD Negeri 2 Kertosari melaksanaan kegiatan pembelajaran di pagi hari dengan jumlah siswa saat ini (tahun ajaran 2022/2023) 115 orang siswa. Selain kegiatan intrakuliler dan ektrakulikuler wajib pramuka, sekolah memfasilitasi pengembangan bakat siswa melalului kegiatan ektrakurikuler pilihan seperti gateball, sepak takraw, hasta karya, dan seni musik.
![]() |
| Kegiatan Ektrakulikuler Pramuka |
Kegiatan-kegiatan ektrakulikuler tersebut, selain menjadi sarana pengembangan minat dan bakat siswa juga menjadi pendidikan dan penguatan karakter siswa agar dapat menjadi Pelajar Pancasila yang berimkwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, mandiri, mempunya jwa gotong royong, kreatif, bernalar kritis serta berkebinekaan global.
Selain melalui kegiatan ekstrakulikuler, upaya pendidikan dan penguatan karakter juga dilaksanakan melalui kegiatan-kegiatan pembiasaan seperti siraman rohani, senam pagi, sholat dhuhur dan sholat dhuha yang dilaksanakan sesuai jadwal.
Optimalisasi upaya pendidikan dan penguatan karakter serta pembinaan minat da bakat siswa di SD Negeri 2 Kertosari juga dilaksanakan dengan memanfaatkan hari-hari besar. Dalam rangka peringatan hari besar nasional maupun hari besar agama, sekolah mengadakan upaya peringatan dimana siswa difasilitasi untuk menampilkan miliki, berkolaborasi dan saling menghargai.
| Rimpang Jahe |
Jahe merupakan tanaman obat berupa tumbuhan rumpun berbatang
semu. Jahe berasal dari Asia
Pasifik yang tersebar dari India sampai Cina. Oleh karena itu kedua bangsa ini disebut-sebut sebagai bangsa yang
pertama kali memanfaatkan jahe
terutama sebagai bahan minuman, bumbu masak dan obat-obatan tradisional.
Jahe termasuk dalam suku temu-temuan (Zingiberaceae),
se-famili dengan temu-temuan
lainnya seperti temu lawak (Cucuma xanthorrizha), temu hitam (Curcuma aeruginosa), kunyit (Curcuma
domestica), kencur (Kaempferia galanga),
lengkuas (Languas galanga) dan lain-lain.
Nama daerah jahe antara lain halia (Aceh), beeuing (Gayo),
bahing (Batak Karo), sipodeh
(Minangkabau), jahi (Lampung), jahe (Sunda), jae (Jawa dan Bali), jhai (Madura), melito
(Gorontalo), geraka (Ternate), dsb.
Klasifikasi
Divisi : Spermatophyta
Sub-divisi : Angiospermae
Kelas : Monocotyledoneae
Ordo : Zingiberales
Famili : Zingiberaceae
Genus : Zingiber
Species : Zingiber officinale
Ciri Tamanan Jahe
Terna berbatang semu, tinggi 30 cm sampai 1 m, rimpang bila
dipotong berwarna kuning atau
jingga. Daun sempit, panjang 15 – 23 mm, lebar 8 – 15 mm ; tangkai daun berbulu, panjang 2 – 4 mm ; bentuk lidah daun memanjang, panjang 7,5 – 10 mm, dan
tidak berbulu; seludang agak berbulu.
Perbungaan berupa malai tersembul dipermukaan tanah,
berbentuk tongkat atau bundar
telur yang sempit, 2,75 – 3 kali lebarnya, sangat tajam ; panjang malai 3,5 – 5 cm, lebar 1,5 – 1,75 cm ;
gagang bunga hampir tidak berbulu, panjang
25 cm, rahis berbulu jarang ; sisik pada gagang terdapat 5 – 7 buah, berbentuk lanset, letaknya berdekatan
atau rapat, hampir tidak berbulu, panjang
sisik 3 – 5 cm; daun pelindung berbentuk bundar telur terbalik, bundar pada ujungnya, tidak berbulu,
berwarna hijau cerah, panjang 2,5 cm, lebar
1 – 1,75 cm ; mahkota bunga berbentuk tabung 2 – 2,5 cm, helainya agak sempit, berbentuk tajam, berwarna
kuning kehijauan, panjang 1,5 – 2,5 mm,
lebar 3 – 3,5 mm, bibir berwarna ungu, gelap, berbintik-bintik berwarna putih kekuningan, panjang 12 – 15 mm ;
kepala sari berwarna ungu, panjang 9
mm ; tangkai putik 2
Jenis Tanaman
Jahe dibedakan menjadi 3 jenis berdasarkan ukuran, bentuk
dan warna rimpangnya. Umumnya
dikenal 3 varietas jahe, yaitu :
1) Jahe putih/kuning besar atau disebut juga jahe gajah atau
jahe badak Rimpangnya lebih besar
dan gemuk, ruas rimpangnya lebih menggembung
dari kedua varietas lainnya. Jenis jahe ini bias dikonsumsi baik saat berumur muda maupun berumur
tua, baik sebagai jahe segar maupun
jahe olahan.
2) Jahe putih/kuning kecil atau disebut juga jahe sunti atau
jahe emprit Ruasnya kecil, agak
rata sampai agak sedikit menggembung. Jahe ini selalu dipanen setelah berumur tua. Kandungan minyak atsirinya
lebih besar dari pada jahe gajah,
sehingga rasanya lebih pedas, disamping seratnya
tinggi. Jahe ini cocok untuk ramuan obat-obatan, atau untuk diekstrak oleoresin dan minyak
atsirinya.
3) Jahe merah
Rimpangnya berwarna merah dan lebih kecil dari pada jahe
putih kecil. sama seperti jahe
kecil, jahe merah selalu dipanen setelah tua, dan juga memiliki kandungan minyak atsiri yang sama dengan jahe kecil,
sehingga cocok untuk ramuan
obat-obatan.
MANFAAT TANAMAN
Rimpang jahe dapat digunakan sebagai bumbu masak, pemberi
aroma dan rasa pada makanan
seperti roti, kue, biskuit, kembang gula dan berbagai minuman. Jahe juga dapat digunakan pada industri obat, minyak
wangi, industri jamu tradisional, diolah menjadi asinan jahe, dibuat acar,
lalap, bandrek, sekoteng dan sirup. Dewasa ini para petani cabe menggunakan
jahe sebagai pestisida alami. Dalam perdagangan jahe dijual dalam bentuk segar,
kering, jahe bubuk dan awetan jahe. Disamping itu terdapat hasil olahan jahe
seperti: minyak astiri dan koresin yang diperoleh dengan cara penyulingan yang
berguna sebagai bahan pencampur dalam minuman beralkohol, es krim, campuran
sosis dan lain-lain. Adapun manfaat secara pharmakologi antara lain adalah
sebagai karminatif (peluruh kentut), anti muntah, pereda kejang, anti
pengerasan pembuluh darah, peluruh keringat, anti inflamasi, anti mikroba dan
parasit, anti piretik, anti rematik, serta merangsang pengeluaran getah lambung
dan getah empedu.
Sumber:
https://distan.jogjaprov.go.id/wp-content/download/tanaman_obat/jahe.pdf