Sunday, August 2, 2026

KEGIATAN PEMBIASAAN TAHUN AJARAN 2026/2027

 









Kegiatan pembiasaan di sekolah dasar adalah proses pembentukan sikap dan perilaku siswa melalui kegiatan rutin yang dilakukan secara berulang-ulang untuk menanamkan nilai karakter positif, disiplin, serta kemandirian. Kegiatan ini meliputi kegiatan rutin harian seperti berdoa dan berbaris, pembiasaan kebersihan, serta kegiatan literasi

Kegiatan pembiasaan di SD Negeri 2 Kertosari dilaksanakan secara rutin, terjadwal, dan terstruktur, meliputi kegiatan harian, mingguan, bulanan, dan tahunan. Seluruh kegiatan pembiasaan ini dirancang untuk mendukung pencapaian 8 Dimensi Profil Lulusan (DPL) dan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH)

a.    Tujuan Kegiatan Pembiasaan

1)    Membentuk murid yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, dan berkarakter Pancasila melalui pembiasaan positif

2)    Meningkatkan keimanan dan ketakwaan melalui kegiatan keagamaan rutin

3)    Melatih kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemandirian murid

4)    Menumbuhkan kepedulian sosial, kerja sama, dan rasa kebersamaan

5)    Membangun budaya membaca dan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan

6)    Menumbuhkan kesadaran menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan

7)    Menanamkan rasa cinta tanah air dan kebanggaan terhadap budaya lokal dan nasional

 

b.    Ragam Kegiatan Pembiasaan

1)    Kegiatan Pembiasaan Harian

Kegiatan pembiasaan harian dilaksanakan setiap hari sebelum dan selama proses pembelajaran berlangsung.

Tabel 44  Kegiatan Pembiasaan Harian

No

Jenis Kegiatan

Uraian/Variasi

Tujuan

DPL

KAIH

1

Doa dan Asmaul Husna

Dilaksanakan setiap pagi sebelum pelajaran dimulai. Murid berdoa bersama dan membaca Asmaul Husna secara klasikal dipimpin oleh guru atau petugas piket kelas

Menanamkan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan, membiasakan memulai kegiatan dengan doa

Keimanan dan Ketakwaan

Beribadah

2

Salat Dhuhur Berjamaah

Dilaksanakan secara terjadwal untuk setiap kelas (bergiliran), khusus bagi murid kelas IV-VI. Kegiatan ini membiasakan murid melaksanakan salat wajib berjamaah

Membiasakan salat berjamaah, melatih kedisiplinan dan tanggung jawab dalam menjalankan ibadah

Keimanan dan Ketakwaan, Kesehatan

Beribadah

2)    Kegiatan Pembiasaan Mingguan

Kegiatan pembiasaan mingguan di SD adalah rutinitas terstruktur setiap hari untuk membentuk karakter dan disiplin murid. Contohnya, Senin upacara, Selasa literasi membaca, Rabu senam/kantin sehat, Kamis peduli lingkungan, dan Jumat amaliah keagamaan. Program ini bertujuan menanamkan nilai gotong royong, tanggung jawab, serta kemandirian. Dengan pelaksanaan konsisten, kegiatan ini menciptakan budaya sekolah positif dan mendukung pembentukan Dimensi Profil Lulusan secara berkesinambungan. Kegiatan pembiasaan mingguan dilaksanakan setiap pagi sebelum memulai pelajaran, dengan variasi kegiatan sesuai hari.

 

Tabel 45  Kegiatan Pembiasaan Mingguan

No

Hari

Jenis Kegiatan

Uraian/Variasi

Tujuan

DPL

KAIH

1

Senin

Upacara Bendera

Upacara bendera dilaksanakan setiap Senin pagi di halaman sekolah. Diikuti oleh seluruh warga sekolah (murid, guru, dan tenaga kependidikan). Petugas upacara dilakukan secara bergiliran oleh murid kelas IV-VI

Menumbuhkan rasa cinta tanah air, nasionalisme, dan menghargai simbol-simbol negara

Kewar gaan

Bermasyarakat, Gemar Belajar

 

 

Infak Senenan

Dilaksanakan setiap Senin setelah upacara bendera. Dana infak digunakan untuk membiayai kegiatan kemuridan yang tidak dapat dibiayai dari dana BOS, misalnya hadiah dalam lomba antar murid, transport kegiatan outing class, dan kegiatan kemuridan lainnya

Menumbuhkan kepedulian sosial, tanggung jawab, dan kemandirian dalam mengelola keuangan

Kemandirian, Kewar gaan

Bermasyarakat

2

Selasa

Senam

Senam bersama dilaksanakan setiap Selasa dan Kamis pagi di halaman sekolah. Semua murid dan guru mengikuti senam yang dipimpin oleh guru PJOK atau petugas yang ditunjuk

Meningkatkan kebugaran fisik, menjaga kesehatan, dan membangun semangat positif sebelum belajar

Kesehatan

Berolahraga

3

Rabu

Literasi

Variasi kegiatan literasi:
a. Membaca Interaktif: Murid membaca buku dan mendiskusikan isinya
b. Membaca 15 Menit: Membaca buku pilihan secara hening
c. Story Telling: Guru atau murid membacakan/menceritakan cerita di depan kelas

Membangun budaya membaca, meningkatkan kemampuan literasi, mengembangkan imajinasi dan kemampuan komunikasi

Penalaran Kritis, Komunikasi

Gemar Belajar

4

Kamis

Senam

Senam bersama (sama dengan kegiatan Selasa)

Meningkatkan kebugaran fisik, menjaga kesehatan

Kesehatan

Berolahraga

5

Jumat

Siraman

Rohani/ Sinroh

Variasi kegiatan:
a. Pembacaan Asmaul Husna (bersama)
b. Doa Bersama
c. Kultum (ceramah singkat) oleh murid atau guru secara bergiliran

Memperkuat keimanan dan ketakwaan, membiasakan kegiatan keagamaan, melatih keberanian dan kemampuan berbicara di depan umum

Keimanan dan Ketakwaan, Komunikasi

Beribadah, Bermasyarakat, Gemar Belajar

Infak Jumat

Pengumpulan infak oleh murid setiap Jumat. Uang infak dikumpulkan dan digunakan untuk pembiayaan kegiatan keagamaan, seperti latihan berkurban, berbagi sembako di lingkungan sekitar, dan kegiatan sosial keagamaan lainnya

Menumbuhkan kepedulian sosial, rasa berbagi, dan solidaritas

Keimanan dan Ketakwaan, Kewargaan

Bermasyarakat, Beribadah

6

Sabtu

Lisabu (Minggu ke-1 & ke-3)

Lisabu = Lihat Sampah Buang. Kegiatan gotong-royong membersihkan lingkungan sekolah. Semua warga sekolah berpartisipasi membersihkan kelas, halaman, dan lingkungan sekitar sekolah

Menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan, melatih kerja sama dan gotong royong

Kewargaan, Kesehatan, Kolaborasi

Bermasyarakat

Tampah (Minggu ke-2 & ke-4)

Tampah = Tabungan SaMpah. Murid mengumpulkan sampah yang masih memiliki nilai ekonomi dari rumah tangga di rumah/sekolah selama 2 minggu, kemudian mengumpulkan di sekolah sesuai jadwal. Sampah dikumpulkan, dijual pada pengepul barang bekas, dan hasil penjualan dimasukkan ke uang kas kelas untuk membiayai kegiatan kelas

Menumbuhkan kesadaran mengelola sampah, melatih kemandirian dan tanggung jawab, membangun jiwa kewirausahaan

Kemandirian, Kewargaan, Kreativitas

Bermasyarakat, Gemar Belajar

3)    Kegiatan Pembiasaan Bulanan

Selain kegiatan pembiasaan  harian dan mingguan, di SD Negeri 2 Kertosari juga diprogramkan kegiatan pembaisaan bulanan. Tabell di bawah ini menguraikan detail kegaitan tersebut:

Tabel 46  Kegiatan Pembiasaan Bulanan

No

Jenis Kegiatan

Uraian/Variasi

Tujuan

DPL

KAIH

1

Panggung Ceria

Kegiatan pentas kelas secara terjadwal. Dilaksanakan setiap hari Sabtu minggu ke-4 setiap bulan. Setiap kelas mendapat giliran tampil secara bergiliran menampilkan seni, keterampilan, bakat, dan kreativitas murid

Mengembangkan kreativitas, kepercayaan diri, dan keberanian tampil di depan umum; melatih kerja sama dan tanggung jawab; mengapresiasi bakat dan minat murid

Kreativitas, Komunikasi, Kemandirian, Kolaborasi

Gemar Belajar, Bermasyarakat

4)    Kegiatan Pembiasaan Tahunan

Beberapa kegiatan pembiasaan dilaksanakkan secara rutin setiap tahun. Kegiatan-kegiatan tersebut dapat diamati pada tabel di bawah ini:

Tabel 47  Kegiatan Pembiasaan Tahunan

No

Jenis Kegiatan

Uraian/Variasi

Tujuan

DPL

KAIH

1

Pesantren Ramadhan

Kegiatan selama bulan Ramadhan:
a. Tadarus Bersama (membaca Al-Qur'an bersama)
b. Buka Bersama (berbuka puasa bersama warga sekolah)
c. Kultum Pagi (ceramah singkat sebelum pelajaran dimulai)

Meningkatkan keimanan dan ketakwaan, membiasakan ibadah di bulan Ramadhan, mempererat tali silaturahmi antar warga sekolah

Keimanan dan Ketakwaan, Kewargaan, Kolaborasi

Beribadah, Bermasyarakat

2

Peringatan Hari Besar Nasional

Kegiatan peringatan hari besar nasional seperti:
a. HUT RI (lomba antar murid: membaca/menulis puisi, pidato, menyanyi, dll.; jalan santai; berbagi dengan warga sekitar; tukar hadiah dengan teman)
b. Hari Sumpah Pemuda
c. Hari Pendidikan Nasional
d. Hari Kebangkitan Nasional
e. Hari Kartini

Menumbuhkan rasa cinta tanah air dan nasionalisme; mengembangkan kreativitas, sportivitas, dan kerja sama melalui lomba; membangun kepedulian sosial

Kewargaan, Kreativitas, Kesehatan, Kolaborasi, Komunikasi

Bermasyarakat, Gemar Belajar, Berolahraga

3

Peringatan Hari Besar Agama

Kegiatan peringatan hari besar agama seperti:
a. Isro' Mi'roj
b. Maulid Nabi
c. Hari Santri
d. Tahun Baru Islam
e. Idul Fitri & Idul Adha (latihan kurban, berbagi sembako)

Memperkuat pemahaman dan penghayatan nilai-nilai keagamaan; membangun kepedulian sosial dan semangat berbagi

Keimanan dan Ketakwaan, Kewargaan

Beribadah, Bermasyarakat

 

1.    Metode Pelaksanaan Kegiatan Pebiasaan

1)    Prinsip dalam Kegiatan Pembiasaan

Prinsip pelaksanaan kegiatan pembiasaan di SD Negeri 2 Kertosari berlandaskan pada teori bahwa karakter tidak terbentuk secara instan, melainkan melalui proses yang berkelanjutan, dimulai dari tindakan kecil yang diulang hingga menjadi kebiasaan dan akhirnya melekat sebagai karakter. Proses ini adalah fondasi dari Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), sebagaimana diamanatkan dalam Permendikbud Nomor 20 Tahun 2018, yang diimplementasikan melalui kurikulum dan pembiasaan di satuan pendidikan. Adapun prinsip-prinsip pelaksanaannya adalah sebagai berikut:

a)    Konsistensi dan Keberlanjutan

b)    Keteladanan oleh Seluruh Warga Sekolah

c)    Keterlibatan Aktif dan Penciptaan Lingkungan yang Kondusif

d)    Pendekatan Bertahap dan Sistematis

e)    Penguatan Positif dan Penghargaan

f)      Sinergi dengan Orang Tua dan Masyarakat

 

2)    Prinsip Keteladanan Dalam Kegiatan Pembiasaan

Keteladanan merupakan salah satu pilar utama dalam pembentukan karakter murid melalui kegiatan pembiasaan. Ki Hajar Dewantara menegaskan bahwa pendidikan yang efektif harus dilandasi oleh "ing ngarsa sung tulada" (di depan memberi teladan), "ing madya mangun karsa" (di tengah membangun semangat), dan "tut wuri handayani" (di belakang memberi dorongan). Prinsip ini menjadi fondasi bagi seluruh warga sekolah dalam menjalankan kegiatan pembiasaan.

Keteladanan dalam kegiatan pembiasaan di SD Negeri 2 Kertosari dimaknai sebagai pemberian contoh nyata oleh seluruh warga sekolah, terutama guru, kepala sekolah, dan tenaga kependidikan dalam melaksanakan nilai-nilai karakter yang ingin ditanamkan kepada murid. Keteladanan tidak hanya disampaikan melalui kata-kata, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata yang dapat diamati dan ditiru oleh murid.


0 comments:

Post a Comment